Mengalami Kemurahan Tuhan yang Luar Biasa

User Rating:  / 0
PoorBest 

Mengalami Kemurahan Tuhan yang Luar Biasa

 

Shalom, nama saya Sujono, lahir pada 5 Juni 1952 di Banyuwangi. Saya mempunyai 3 orang anak: (1) Kristiani, (2) Budi Angoro, (3) Trio Winarko. Saya pertama kenal Tuhan Yesus pada tahun 1982. Kemudian pada tahun 1997, saya ke Kalimantan Selatan (Batu Licin). Selama 15 tahun di Kalimantan, saya selalu memuji dan menyembah Tuhan Yesus tapi belum pernah merasakan sentuhan Tuhan dalam kehidupan rohani.

Pada November 2012, saya kena PHK karena usia. Setelah itu, saya bilang pada anak saya, saya mau pulang ke Banyuwangi. Tapi anak saya bilang, “Jangan Pak, ke sini saja, ke Bandung.” Saya pikir ini semua petunjuk dari Tuhan.

Kemudian pada 11 Maret 2012, saya berangkat ke Bandung. Setelah sampai ke tempat anak saya, pada hari Minggu saya diajak ke Gereja Bethany Fresh Anointing di BTC. Setelah masuk ke gereja, hati saya berdebar-debar melihat jemaat yang luar biasa penuh semangat, penuh sukacita, penuh gairah. Saya sangat terkagum-kagum. Belum pernah saya menemukan gereja yang hidup dan penuh semangat seperti itu.

Selama 11 bulan di Bandung, saya mengikuti Ibadah Raya, WRC, Doa Fajar, Family Altar. Saya mulai merasakan arti hidup dalam iman. Apalagi setelah mendengarkan tuntunan Tuhan yang disampaikan Pdt. Agung Takariana. Bila sampai tak bisa hadir di gereja, rasanya menyesal sekali. Saat saya mengikuti tuntunan Tuhan yang disampaikan Pak Agung, saya menerima berkat kesehatan dan berkat damai sejahtera dalam rumah tangga. Bahkan, saya pun menerima berkat yang luar biasa, yaitu mendapat rumah berikut isinya dari seseorang. Puji Tuhan, Ia sungguh sangat baik!

Namun, baru saja saya tempati rumah itu selama seminggu, tiba-tiba saya diuji Tuhan. Suatu hari, setelah saya dan isteri selesai doa pagi, saya baru menyadari bahwa motor yang ada di rumah saya hilang! Padahal malam sebelumnya, motor itu saya pakai untuk pergi ke Family Altar (FA). Ketika saya sampaikan hal itu pada anak saya, ia sampai tidak percaya. Tapi kemudian saya bilang padanya, “Ya sudah, biarkan saja. Berarti Tuhan punya rencana yang baik. Tidak usah disesali.”      

Tetapi Tuhan memang luar biasa. Paginya motor itu hilang, sorenya sudah dapat gantinya, yaitu dikasih motor oleh orang yang memberi rumah pada kami. Yang lebih luar biasa lagi, 2 hari kemudian motor itu ditemukan berikut dengan malingnya. Tuhan benar-benar ajaib. Awalnya kami hanya punya satu motor, sekarang jadi punya dua motor. Haleluyah! Mari ikuti terus tuntunan Tuhan di gereja kita, maka Tuhan pasti akan membuat hidup kita berhasil. Amin.

Share

Add comment


Security code
Refresh

Clock

twitter

Share

FacebookMySpaceTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksRedditNewsvineTechnoratiLinkedinMixxRSS FeedPinterest

Like Us